Biaya Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru = Rp 100.000,-
❈
Pendaftaran dibuka SETIAP HARI (termasuk Sabtu dan Minggu) : Senin s/d Minggu Jam 09.00 - 17.00
Dana pendidikannya (silakan klik) dihitung sedemikian rupa dgn pertimbangan yang sangat penuh ketelitian sehingga terjangkau masyarakat, disebabkan di samping dimudahkan dengan bentuk subsidi, juga pemberian bantuan program cicilan biaya pendidikan, agar dapat dicicil per bulan disesuaikan dgn kesanggupan finansial mhs.
Berdasarkan Undang-Undang SISDIKNAS di Pasal 5 ayat (5) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.". Sedangkan diantara warga negara terdapat sebagian masyarakat yang memiliki waktu luang terbatas (apalagi person yang bekerja / karyawan). Demikian juga ada sebagian masyarakat yang mempunyai kesanggupan finansial (keuangan) terbatas.
Dan "Seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia." merupakan isi Undang-Undang Dasar 45 di pasal 31 ayat (3).
Juga sesuai amanat UURI No.20 Th.2003 pd Pasal 19 ayat (2) mengenai Sistem Pendidikan Nasional bahwa "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dengan Sistem Terbuka". Serta di Penjelasan UURI terkait ditulis : "Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Dasar 45 di Pasal 31 serta UU RI No.20 Th.2003 tsb Perguruan Tinggi Swasta ini menyelenggarakan Kelas Paralel (Hybrid) ini dan melaksanakan KOMITMEN SOSIAL. Yaitu dengan memberi kesempatan seluruh alumnus/lulusan SMA/SMK, D3/Politeknik, D1, D2, Sarjana / S-1 atau setaraf, dan sebagainya, baik yang memiliki waktu luang terbatas maupun mempunyai kesanggupan finansial (keuangan) terbatas, untuk menaikkan pendidikan (atau pindah prodi) ke program Sarjana (S1) atau Diploma Tiga (D-III) atau Pascasarjana / S2 pd prodi yang diminati, secara layak dan berbobot / kualitas sesuai keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta ini
Setiap prodi tidak ada ujian negara (sama dengan PTN)
Sistem pendidikannya diselenggarakan secara piawai (terampil) serta layak bagi pekerja yang sibuk dengan kariernya maupun bagi yang bukan pekerja. Di samping kuliah tatap muka, juga memanfaatkan bermacam-macam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mhs bisa menyelesaikan pendidikan tinggi tepat pada waktunya.
Alumnus/lulusan Program Srata Satu / S1, Diploma Tiga / D3 serta Srata Dua / S2 Kelas Paralel (Hybrid) Perguruan Tinggi Swasta ini ditujukan untuk menjadi Sarjana (Srata Satu / S1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D3) dan Magister/Master (Srata Dua / S2) disesuaikan dgn prodinya, yang bisa mengembangkan kepiawaiannya dgn bekal pengetahuan, teknologi, serta seni, sehingga mampu menyelesaikan persoalan sekaligus menaikkan ilmunya.
Alumnus/lulusannya memiliki keahlian penguasaan teori yang kuat sekaligus pengaplikasiannya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang komprehensif; menaikkan sikap mental terampil (kompeten) yang berorientasi pada penuntasan persoalan berdasar alur berpikir sistem; mampu mengembangkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; memiliki keahlian melakukan beragam penelitian dasar maupun terapan.
Alumnus/lulusannya juga disempurnakan dgn ilmu serta pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan kepandaian untuk mengelola tim/organisasi secara komprehensif pada bidang yang sesuai bidang keahliannya; keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan kelompok ilmunya, sekaligus disempurnakan dgn keahlian untuk memanfaatkan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.
Mhs serta alumnus/lulusan Kelas Paralel (Hybrid) maupun Program Reguler Perguruan Tinggi Swasta ini, memiliki HAK AKADEMIK, GELAR, serta IJAZAH yang SAMA, dan memiliki HAK untuk menggunakan gelarnya serta untuk menaikkan pendidikan tinggi ke jenjang yang lebih tinggi.
Untuk mempercepat perolehan informasi, seumpama ingin mengcopy/print informasi secara keseluruhan tentang Kelas Paralel (Hybrid) silakan klik "Penjelasan Keseluruhan Kelas Paralel (Hybrid)" ini.
Bila ada hal yang kurang jelas, mohon kiranya langsung ditanyakan ke layanan info 17 jam di atas atau klik"Contact Us" ini.
Melalui situs/informasi ini, mohon bantuan Bapak/Ibu/Sdr untuk sudi kiranya turut mendorong/memotivasi keluarga/sahabat/rekan bekerja untuk menaikkan pendidikan tingginya di Perguruan Tinggi Swasta ini, baik melalui Kelas Paralel (Hybrid) maupun melalui Program Reguler.
Dana pendidikan Kelas Paralel (P2K/PKK, Kuliah Karyawan) ini bisa dicicil per bulan sesuai kesanggupan mhs.
Pada prinsipnya Perguruan Tinggi Swasta penyelenggara P2K/PKK terkait punya masyarakat yang secara berkesinambungan menekankan pentingnya bobot / kualitas pendidikannya.
Hal tsb merupakan bentuk KOMITMEN SOSIAL Perguruan Tinggi Swasta sebagai institusi perguruan tinggi swasta terpandang & diakreditasi yang secara berkesinambungan menekankan pentingnya bobot / kualitas pendidikannya. Dengan demikian, biaya pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta terkait dapat dikredit berdasarkan kesanggupan finansial mhs
Di samping itu juga beberapa PTS memberikan beasiswa kuliah langsung kepada yang betul2 tdk mampu secara finansial.
Di bawah ini merupakan Total Pembayaran Pertama pada masing-masing institusi perguruan tinggi swasta. (Untuk melihat tabel angsuran lengkap masing-masing PTS, silakan klik nama PTS-nya)
Rp 2.000.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan T. Informatika, Manajemen, Akuntansi. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan T. Sipil, T. Elektro, Arsitektur.
Rp 700.000 melanjutkan ke S1 - Sistem Informasi Rp 750.000 melanjutkan ke S1 - Manajemen, Akuntansi, Hukum Rp 800.000 melanjutkan ke S1 - Teknik Industri Rp 850.000 melanjutkan ke S1 - Teknik Elektro Rp 1.075.000 melanjutkan ke S2 Rp 600.000 melanjutkan ke D3 - Manajemen Informatika Rp 950.000 melanjutkan ke S1 RPL Rp 1.800.000 melanjutkan ke S2 RPL Rp 750.000 melanjutkan ke D3 - Manajemen Informatika RPL
Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S1 Psikologi. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 PGSD,P.Ilmu Komputer. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 T.Informatika,Sistem Informasi,Ilmu Gizi,Kesehanatn Masyarakat,Manajemen, Akuntansi. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke D3 Manajemen Informatika, Komputerisasi akuntansi. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke S1 Ilmu Hukum,T.Sipil,Arsitektur. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke D3,D4 Kebidanan. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke S1 Farmasi.
Rp 1.400.000 untuk Lulusan SMU ke S1. Rp 1.650.000 untuk Lulusan D3 ke S1. Rp 1.300.000 untuk Lulusan SMU ke S1 Jurusan Bisnis Digital. Rp 1.300.000 untuk Lulusan D3 ke S1 Jurusan Bisnis Digital.
Rp 1.400.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Manajemen & Ilmu Komunikasi. Rp 1.575.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Akuntansi, Bisnis Administrasi & Arsitektur. Rp 1.400.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Informasi, Teknik Informatika & Teknik Sipil.
Rp 750.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 750.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 1.099.000 untuk melanjutkan ke S2 Rp 5.600.000 untuk melanjutkan ke S3 Semester I.
Rp 1.050.000 untuk melanjutkan ke S1 FTan Rp 1.700.000 untuk melanjutkan ke S1 FISIP Rp 2.150.000 untuk melanjutkan ke S1 Ilmu Komunikasi FISIP Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi FISIP Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik FISIP
Rp 525.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 675.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Manajemen Rp 1.250.000 untuk melanjutkan ke S2.
Rp 950.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Akuntansi P2k . Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Agroteknologi, PJKR, PPKN, Peternakan, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Manajemen P2k.
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 - PPKN, Sejarah, IPA, Ekonomi, Geografi, Matematika. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 - Ilmu Lingkungan, Bimbingan Konseling. Rp 500.000 untuk melanjutkan ke S1 - PAI, PGMI. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Pend. Informatika, Administrasi Kesehatan, Sist. Teknologi Informasi, Gizi, Tek. Keselamatan, PVT. Otomotif. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 - Bisnis Digital. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke D3
Rp 610.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Rp 740.000 Untuk lulusan SMU/SMK/MA melanjutkan ke S1 Jurusan Bimbingan Konseling, Pend. Bahasa Inggris, PJKR dan Teknik Mesin,. Rp 950.000 Untuk lulusan SMK/D3/Sederajat melanjutkan ke S1 RPL.
Rp 1.025.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Ilmu Hukum, Teknik Sipil, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Peternakan, Manajemen. Rp 925.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan PPKN. Rp 895.000 untuk melanjutkan ke S1 untuk jurusan Pendidikan Agama Islam.
Rp 2.000.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Manajemen. Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Akuntansi. Rp 1.700.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Pariwisata. Rp 1.600.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Jurusan Bisnis Digital. Rp 1.500.000 untuk melanjutkan ke Program Magister (S2). Rp 3.000.000 untuk melanjutkan ke Program Doktor (S3).
Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang I. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang II. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke S1 Gelombang III. Rp 775.000untuk lulusan D3 melanjutkan ke S1
Rp 3.400.000 melanjutkan ke S1 Fak. Teknik Rp 1.745.000 melanjutkan ke S1 FEB Rp 2.399.000 lulusan D3 ke S1 FEB Rp 1.488.000 melanjutkan ke S1 Psikologi Rp 2.035.000 lulusan D3 ke S1 Psikologi Rp 1.470.000 melanjutkan ke S1 Hukum Rp 1.965.000 lulusan D3 ke S1 Hukum Rp 1.360.000 melanjutkan ke S1 FKIP Rp 1.863.000 lulusan D3 ke S1 FKIP Rp 900.000 melanjutkan ke S1 PAI Rp 1.173.000 lulusan D3 ke S1 PAI Rp 1.176.000 melanjutkan ke S2 PI Kelas Online Rp 1.224.000 melanjutkan ke S2 PBI, HES Kelas Online
Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1. Rp 1.000.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Bisnis Digital dan Perdagangan Internasional. Rp 800.000 untuk melanjutkan ke D3.
Rp 1.150.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Teknik Elektro & Hubungan Internasional. Rp 1.200.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Teknik Industri, Akuntansi & Bahasa dan Kebudayaan Arab. Rp 1.250.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Teknologi Pangan & Ilmu Hukum. Rp 1.300.000 untuk melanjutkan ke Program S1 Manajemen, Psikologi & Informatika.
IDR. 550.000 to proceed to S1 Program STIE Gici Jatiwaringin Jakarta IDR. 830.000 to proceed to S1 Program Employee class STIE Gici Bekasi IDR. 550.000 to proceed to S1 Program Online class STIE Gici Bekasi IDR. 700.000 to proceed to S1 Program Employee class STIE Gici Depok IDR. 650.000 to proceed to S1 Program Online Class STIE Gici Depok IDR. 750.000 to proceed to S1 Program STIE Gici Bogor IDR. 1.225.000 to proceed to S2 Program - STIE Gici Depok and Bogor IDR. 1.175.000 to proceed to S2 Program - STIE Gici Jatiwaringin and Bekasi
Rp 550.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Pagi. Rp 600.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Sore. Rp 700.000 untuk melanjutkan ke S1, Kelas Online. Rp 1.200.000 untuk melanjutkan ke S2.
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 1.900.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Komunikasi Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S2 Magister Ilmu Administrasi dan Magister Ilmu Politik
Rp 1.750.000 untuk melanjutkan ke S1 STIKOM Bali. Rp 1.850.000 untuk melanjutkan ke S1 Sistem Informasi STIKOM Bali. Rp 2.050.000 untuk melanjutkan ke D3. Rp 2.200.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Informasi Program RPL . Rp 2.100.000 untuk melanjutkan ke S1 Jurusan Sistem Komputer Program RPL .catatan : untuk STIKOM Jimbaran tidak termasuk biaya jaket
Setiap alumnus/lulusannya mampu menguasai teori yang kuat sekaligus pengaplikasiannya, dan kepakaran yang profesional dan cara pandang yang komprehensif; menaikkan sikap mental terampil (kompeten) yang berobjek pada penuntasan persoalan berdasar alur berpikir-sistem; mampu mengembangkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan beragam penelitian dasar maupun terapan.
Di samping kuliah tatap muka, juga memanfaatkan bermacam-macam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi/tugas akhir/tesis yang terarah, terprogram dan terjadwal sehingga mhs dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tepat pada waktunya.
Alumnus/lulusan dan mhs Kelas Paralel (Hybrid) maupun Program Reguler memiliki IJAZAH, STATUS, BOBOT / KUALITAS, dan GELAR yang SAMA.
Alumnus/lulusannya juga disempurnakan dgn pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan kepandaian untuk mengelola tim/organisasi secara komprehensif pada bidang yang disesuaikan dgn bidang keahliannya; keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan kelompok ilmunya, sekaligus disempurnakan dgn keahlian memanfaatkan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.
Kurikulum yang dirancang sedemikian rupa selain berdasar thd KURNAS (Kurikulum Inti), demikian juga berdasar perkembangan pengetahuan terbaru, teknologi, seni, dan terhadap kepentingan profesionalitas dunia karier.
Alumnus/lulusan Program Srata Satu / S1, Diploma Tiga / D3 serta Srata Dua / S2 Kelas Paralel (Hybrid) Perguruan Tinggi Swasta ini memiliki keahlian dalam rangka menyelesaikan permasalahan sekaligus mengembangkan ilmunya. Hal tsb sebab alumnus/lulusan Kelas Paralel ditujukan untuk menjadi Sarjana (Srata Satu / S1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D3) dan Magister/Master (Srata Dua / S2) sesuai dengan prodinya, yang dapat menaikkan kepiawaiannya dgn bekal pengetahuan, teknologi, serta seni.
Ijazah serta Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Kelas Paralel (Hybrid) (P2K (Hybrid)) dan Program Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah maupun Transkrip terkait, tidak tertulis apakah Alumnus/lulusan P2K (Hybrid) ataukah Alumnus/lulusan Perkuliahan Reguler. Dikarenakan Kelas Paralel (Hybrid) merupakan Program Reguler dengan jadwal pelajaran serta peserta kuliah yang berbeda.
Sistem pendidikannya diselenggarakan secara piawai (terampil) dan layak bagi karyawan yang sibuk dgn kariernya maupun bagi yang bukan pekerja. . . . . ➡ lihat seluruhnya
Selama ini mhs yang belum berkarier, akan mendapat karir dari sesama mhsnya maupun alumnus/lulusannya, apalagi sesama mhs yang telah kerja (sbg pekerja, pedagang, pejabat negara, pengusaha, pelaksana, dan sebagainya).
Sedangkan mhs yang telah kerja, secara berkesinambungan dapat menaikkan karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka mendapatkan pengembangan karir dan pengembangan penghasilan dari sesama mhsnya.
Para mhs ini secara berkesinambungan menyatukan diri serta saling membantu memutuskan pemecahan persoalan masing2 . Baik persoalan dalam rangka karier, akademik, finansial (keuangan), maupun persoalan lainnya. Demikian juga dgn alumnus/lulusannya, memiliki ikatan yang kuat untuk saling membantu sesama alumnus/lulusannya.
Bagi masyarakat yang telah kerja serta relatif kesulitan di dalam mengembangkan karir serta mengembangkan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Kelas Paralel (Hybrid) ini merupakan pilihan bijak untuk menaikkan diri. Yaitu mengembangkan pendidikan tinggi formalnya dan menaikkan pengalaman, karir, serta penghasilan. . . . . ➡ lihat lengkap
Mhs yang tidak lulus suatu mata pelajaran (matakuliah), dapat mengulang mata pelajaran (matakuliah) terkait di semester atau tahun berikutnya (kapan saja) tanpa ditarik biaya tambahan.
Dalam rangka menempuh pendidikan mhs tetap memiliki waktu luang untuk berlibur/istirahat, jadwal pelajarannya berbobot / kualitas, tidak jenuh, serta tidak bersinggungan/bentrok dengan jadwal bekerja.
Dosen (tenaga pengajar) terampil (kompeten) dalam bidang keahliannya.
Setiap prodi tidak ada ujian negara (sama dengan PTN).
Alumnus/lulusan Kelas Paralel (Hybrid) mampu memanfaatkan teknologi informasi disesuaikan dgn kelompok ilmunya; bisa memanfaatkan ilmu; cakap dan terampil berdasarkan bidang keilmuannya; dapat memutuskan pemecahan persoalan secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; bisa menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam rangka kerja serta upaya; mampu aktif berperan-serta di dalam kelompok kerja.
Bila mhs mendapat tugas lembur, atau kerja dgn sistem shift, tugas kerja ke luar kota/negeri, dan sebagainya, maka melalui tata cara tertentu. mhs ini dibolehkan tidak ikut serta di kuliah untuk beberapa pertemuan.
Mhs yang kerja dgn sistem shift, tetap dapat mengikuti pendidikan dengan baik. Dikarenakan sistem pendidikan tingginya diselenggarakan secara piawai (terampil) serta berbobot / kualitas tinggi dengan memadukan Kelas Paralel (Hybrid) dan Program Reguler, sehingga mhs yang berkarier dgn sistem shift bisa mengikuti pendidikan di program lainnya dengan tata cara tertentu.
Kurikulum pendidikan tinggi dan tata cara belajar-mengajarnya dirancang sedemikian rupa sebaik mungkin dengan menggunakan Sistem Kredit Semester yang diselenggarakan secara piawai (terampil) menyesuaikan bagi mereka yang telah berkarier (karyawan / pegawai, profesional, pengusaha, dan sebagainya), sehingga mhs yang mempunyai jadwal padat bekerja masih tetap bisa menyelesaikan pendidikan tinggi tepat pada waktunya.
Terpercaya di dalam penyelenggaraan Kelas Paralel (Hybrid), karena telah memenuhi dua term / prasyarat wajib penyelenggaraan program tsb, yaitu :
Penyelenggaraannya telah sesuai dgn kebutuhan dunia karier.
Penyelenggaraannya sesuai dgn asas akademik (telah sesuai dgn semua regulasi undang-undang).
Alumnus/lulusan Kelas Paralel (Hybrid) juga mampu berkomunikasi dengan para pakar pada bidang keilmuan berlainan serta memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit bisnis mandiri sesuai kelompok ilmunya, mampu mengikuti perkembangan baru pd bidang keilmuannya, serta menyelenggarakan penelitian.
Kompetensi dasar alumnus/lulusan Kelas Paralel (Hybrid) yaitu memiliki bobot / kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan secara berkesinambungan maju dan berkembang; mampu menelusuri serta memperoleh informasi ilmiah; mengetahui cara dan bisa secara berkesinambungan belajar; dalam rangka menangani tiap persoalan, mampu mengungkap struktur dan inti permasalahan serta menetapkan prioritas tahapan penuntasan jalan keluarnya. . . . . ➡ tampilkan lengkap
Tags (tagged): d3, s2, kelas, paralel, hybrid, nomor, z, selamat, datang, s1, kelas paralel, datang school depok, bl stie, abi, surabaya bl stba, lia yogyakarta, nasional, bahwa pendidikan tinggi, diselenggarakan, etika, akademik, profesi keahlian kepandaian, betul2 tdk, mampu, secara finansial bawah, merupakan, karyawan, malam, blended free biaya